Sunday, 9 January 2022

( How to ) install Windows 11 on Non TPM motherboard.

 *Mukadimmah.

Berbeda dengan postingan saya lebih awal tentang cara install Windows 11 dimotherboard yang sudah support untuk TPM namun masih ter'Disabled' dan harus di 'Enabled',maka kali ini saya akan sharing cara saya untuk install Windows 11 dimotherboard tidak support atau Non TPM.

Seperti saya informasikan pada postingan sebelumnya,banyak cara installasi Windows 11 dimotherboard Non TPM dengan istilah BYPass TPM.

Seperti pembahasan cara bypass TPM dilink-link berikut ini :

1.https://www.pcgamer.com/how-to-byypass-windows-11-tpm-requirements/

2.https://www.techpowerup.com/287584/windows-11-tpm-requirement-bypass-it-in-5-minutes

3.dan masih banyak lainnya.

Dari link-link tentang cara bypass TPM pada saat install Windows 11 yang banyak beredar memang terlihat mudah untuk user-user 'Expert' namun akan cukup membinggungkan bagi user-user awam ataupun pemula.

Dan pada 'How to ' kali ini saya akan sharing cara termudah untuk dapat melakukan process installai Windows 11 dimotherboard NON TPM.


*Specifikasi Personal test.

Sebelum dengan sharing cara install Windows 11 dimotherboard Non TPM,berikut ini  specifikasi yang saya pergunakan :

-Motherboard Colorful C.H110M-D PLUS V22.

-Bios Versi : 07/02/2018.

-Link product : https://en.colorful.cn/product_show.aspx?mid=84&id=847

*Processor Intel G4400.

-About Intel G4400 :https://ark.intel.com/content/www/id/id/ark/products/88179/intel-pentium-processor-g4400-3m-cache-3-30-ghz.html

*Memory ADATA DDR4 8GB x 1 Keping.

*Harddisk 3,5inch Sata WD Blue 500GB.

*Usb Flashdik SanDisk 32 GB.

*Image Windows 11 X64 versi 21H2.

*Psu Raidmax 550 watts.

*Etc


-Motherboard Colorful C.H110M-D PLUS V22.


Selain tidak mendukung TPM secara hardware,motherboard Colorful H110M-D PLUS V22 ini pun tidak mendukung dari menu bios nya.

-Menu bios motherboard Colorful H110M-D PLUS V22.


Berbeda dengan motherboard Colorful pada postingan sebelumnya yang secara menu bios mendukung TPM ,untuk menu bios motherboard Colorful C.H110M-D PLUS V22 ini tidak ada menu bios yang ter'Sembunyi' untuk dapat meng-'Enabled' kan dari TPM supporting nya.

Untuk motherboard Colorful pada postingan sebelumnya  terdapat menu '  Security Device Support' untuk meng-'Enabled' kan dari TPM supporting,namun dimenu bios motherboard Colorful C.H110M-D PLUS V22 untuk menu ' Security Device Support' tersebut tidak ada.

Dengan tidak ada nya menu bios ter-'Sembunyi' untuk dapat mengaktifkan TPM Supporting,maka salah satu cara

untuk dapat melakukan process install Windows 11 dimotherboard Colorful C.H110M-D PLUS V22 secara langsung pun dengan cara Bypass TPM .

Berbeda dengan cara Bypass TPM yang lainnya,dimana untuk melakukan Bypass TPM perlu melakukan 'edit' pada 'Registry'.

Untuk 'How to ' kali ini saya hanya melakukan ' Copy Paste' file boot.Wim.

Dimana file boot.wim tersebut sudah dilakukan edit bypass TPM support.


*How to.

Dan berikut ini langkah-langkah ' Copy Paste ' file boot.wim tersebut :

1.Sama halnya dengan postingan saya sebelumnya untuk how to kali ini pun saya menggunakan file Windows 11 X64 versi 21H2. dari link microsoft berikut ini :

-https://www.microsoft.com/en-gb/software-download/windows11

-Burn image Windows 11 to usb flash disk with Rufus.



2.Sebelum melakukan 'Copy Paste ' file boot.wim maka yang perlu dilakukan adalah men-Download file boot.wim tersebut.

Dan berikut ini link file boot.wim tersebut :

- https://www.dropbox.com/s/ggdrl3cz4wbs9m6/boot%20wim%20mod.rar?dl=0

Dikarenakan file boot.wim tersebut cukup besar ( 512MB ) maka untuk process download file tersebut kemungkinan akan berbeda-beda lama waktu process downloadnya terutama untuk jaringan internet dengan bandwith rendah.

-Download file boot.wim.


Setelah selesai download maka langkah selanjutnya adalah meng-extract file boot.wim tersebut.


-Extract download file boot.wim.




3.Setelah selesai process extracting download file boot.wim tersebut maka langkah selanjutnya adalah melakukan Copy Paste.

-Cut or Copy file boot.wim


Setelah file boot.wim tersebut di ' Cut ' atau ' Copy' maka langkah selanjutnya adalah melakukan ' Paste' di Usb flash yang sudah terpasang image Installasi Windows 11 pada langkah 'Burn image Windows 11 ' diatas.

Dan pada percobaan yang saya lakukan untuk Usb Flash disk yang sudah terpasang file image installasi Windows 11 terdapat pada Partisi ( F ) ,seperti gambar dibawah berikut ini :



Untuk 'Paste' file boot.wim sendiri terdapat di folder ' Source ' Usb flash tersebut.

-paste file boot.wim



Dikarenakan di 'How to ' kali ini ada mengganti file boot.wim  ' Asli' dengan file boot.wim yang sudah ter-'edit' maka pilihannya adalah ' Replace' file boot.wim tersebut.

-Replace file boot.wim.


Dikarenakan file boot.wim cukup besar ( 512MB) maka lamanya waktu process ' Paste' file tersebut tergantung dari kualitas hardware komputer terutamanya port Usb dan Flash disk yang digunakan.


Dengan selesai nya process ' Copy Paste ' file boot.wim tersebut maka Usb Flash disk Image Windows 11 tersebut sudah siap digunakan untuk process installasi Windows 11 dimotherboard Non TPM supporting seperti dimotherboard Colorful C.H110M-D PLUS V22 yang saya pergunakan pada 'How to ' kali ini.

Dengan sudah tergantinya file boot.wim tersebut maka process installasi Windows 11 dimotherboard non TPM supporting bisa berjalan seperti biasanya tanpa ada nya kendala installasi.

-Finish installasi Windows 11 on  motherboard Colorful C.H110M-D PLUS V22 ( Non TPM Support motherboard ).


-Device Manger Windows 11 motherboard C.H110M-D PLUS V22 ( No Security Device Support ).


Meskipun dengan tidak ada nya dukungan baik Hardware maupun menu bios untuk TPM namun motherboard C.H110M-D PLUS V22 tersebut sudah bisa melakukan process installasi Windows 11.

Cara ataupun Usb Flash disk yang sama bisa dipergunakan untuk melakukan installasi dimotherboard No TPM Support dengan generasi yang lebih lama seperti pada motherboar Intel Chipset H61 Ivybridge ataupun Sandybridge series.


-Installasi Windows 11 on motherboard Intel Chipset H61.


-Finish installasi Windows 11 on motherboard Intel Chipset H61.


-Device Manager  Windows 11 on motherboard Intel Chipset H61 ( No Security device support ).





Thanks for Attention

Nice to Sharing.

...........



Thursday, 18 November 2021

( HOW to ) Install Windows 11 on motherboard ( Colorful ) Intel Skylake or Kabylake Series.

 Dengan sudah realease nya Windows 11 dari Microsoft sejak tanggal 5 Oktober 2021,maka untuk file image Windows 11 itu pun bisa didapatkan melalui link  official microsoft tersebut.

Dan pada percobaan 'How to " ini saya mendapatkan file image tersebut dari link berikut ini :

https://www.microsoft.com/en-gb/software-download/windows11

Sebelum resmi realese dari Microsoft pada tanggal 5 Oktober 2021 tersebut,untuk windows 11 ini pada saat hadir dengan versi Beta nya ada isu mengenai dukungan/supporting terutamanya 'hardware' dari motherboard.

Untuk motherboard -motherboard yang akan mengunakan terutama nya pada saat installasi Windows 11 tersebut diharuskan memiliki dukungan untuk pengunaan 'Trusted Platform Module ' atau TPM.

Mengenai TPM atau Trusted Platform Module sendiri banyak dibahas pada saat awal versi beta Windows 11 ini dikenalkan,dan salah satu link yang membahas mengenai permasalahan TPM terhadap Windows 11 tersebut adalah link berikut ini :

https://sea.pcmag.com/components/44477/what-is-a-tpm-and-why-do-i-need-one-for-windows-11?fbclid=IwAR03QsumPmYTRyergj7Ob955tc9sR2aOdi8gPzl8YOZYpCbhQlJdrkCb3Ww

Dari informasi link diatas tersebut untuk suporting TPM dimotherboard-motherboard yang akan menjalankan Windows 11 harus sudah memiliki dukungan TPM secara 'Hardware'/phisik.

Namun banyak pula beberapa pembahasan mengenai supporting TPM di Windows 11 tersebut dengan melakukan beberapa cara 'Bypass' untuk dapat menjalankan terutamanya pada saat installasi windows 11 dimotherboardnya.

Salah satu pembahasan tersebut adalah seperti di link berikut ini :

https://www.pcgamer.com/how-to-byypass-windows-11-tpm-requirements/

Sedangkan untuk Personal test ( How to ) kali ini saya akan melakukan percobaan installasi Windows 11 dengan melakukan 'Set up ' menu Bios dimotherboard Intel Skylake / Kabylake series.

Sebelum berlanjut dengan hasil percobaan 'How to' pada Personal test ini ,berikut ini adalah specikasi yang saya pergunakan :

*Motherboard Colorful C.H110M TWIN-PLUS V20.

-Bios Versi : 01/16/2018 20:03:28 (Build date and Time ).

-Link product : https://en.colorful.cn/product_show.aspx?mid=84&id=849

*Processor Intel G4400.

-About Intel G4400 :https://ark.intel.com/content/www/id/id/ark/products/88179/intel-pentium-processor-g4400-3m-cache-3-30-ghz.html

*Memory ADATA DDR4 8GB x 1 Keping.

*Harddisk 3,5inch Sata WD Blue 500GB.

*Usb Flashdik SamDisk 32 GB.

*Image Windows 11 X64 versi 21H2.

*Psu Raidmax 550 watts.

*Etc.

Seperti penjelasan diawal INI untuk dukungan Windows 11 diharuskan memiliki TPM secara hardware / phisk.

Namun untuk motherboard Colorful Intel chipset H110 ini secara hardware/phisik belum terpasang untuk TPM tersebut.

*Motherboard Colorful C.H110M TWIN-PLUS V20.


Meskipun secara hardware/phisik motherboard Intel Skylake/kabylake series ini tidak terpasang TPM yang menjadi syarat dukungan Windows 11,namun dengan melakukan beberapa settingan dimenu bios motherboard Colorful tersebut maka Windows 11 bisa berjalan terutamanya pada saat Process Installasi windows 11 tersebut.

Secara setup Default menu bios dari motherboard C.H110M TWIN-PLUS V20 ini memang akan menemui masalah terutamanya pada saat process Installasi Windows 11 tersebut.

*Error Message.


Seperti terlihat pada gambar *error message diatas, untuk process installasi Windows 11 dimotherboard Colorful chipset intel H110 ini tidak dapat diteruskan karena 'dianggap' untuk requitment hardware yang digunakan pada saat process installasi windows 11 ini tidak mendukung / tidak support.

Untuk dapat melakukan process installasi Windows 11 dimotherboard Colorful C.H110M TWIN PLUS V20 perlu dilakukan sett up menu bios.

Dan berikut ini menu bios yang perlu di setup tersebut:

*Default bios.


Untuk menu bios motherboard Colorful C.H110M TWIN-PLUS V20 yang perlu dilakukan penyesuaian adalah menu untuk 'Security Device Support ' .

Menu bios ' Security Device Suport ' tersebut terdapat dalam menu bios ' Trusted Computing '.

Menu bios ' Trusted Computing ' sendiri terdapat pada pilihan menu ' Advanced ' dibios motherboard Colorful tersebut.

Untuk mendukung process installasi Windows 11 maka untuk menu bios ' Security Device Support ' tersebut disesuaikan dari ' Disabled '--menjadi ---' Enabled'.

Setelah menu bios ' Security Device Support ' tersebut ter-setup menjadi ' Enabled' maka 'Save & restart ( F10 ) '.

Setelah restart dan jika kita melihat kembali menu bios ' Security Device Support' maka akan terlihat perbedaan yang ditampilkan pada menu bios tersebut.

*Security Device Support 'Enabled '.


Seperti terlihat pada gambar menu bios ' Security Device Support ' yang sudah ter-set ' Enabled' diatas, untuk motherboard Colorful C.H110M TWIN-PLUS V20 ini sudah terpasang/detect untuk TPM device nya.

Maka dengan demikian process installasi Windows 11 dimotherboard Colorful C.H110M TWIN-PLUS V20 tersebut tidak akan menemui kendala/masalah seperti yang ditampilkan pada gambar ' Error message' diatas.

*Microsoft Software License Terms.

Dengan sudah ter-setup nya menu bios ' Security Device Support' tersebut maka 'eror message' pada saat process installasi Windows 11 seperti gambar 'eror message' diatas tidak akan dijumpai.

Dan jika process installasi Windows 11 pada tahap ' Microsoft Software License terms' tampil seperti gambar diatas maka secara keseluruhan process installasi Windows 11 dimotherboard Colorful Intel Skylake / Kabylake series ini bisa diselesaikan hingga selesai sampai akhir.

*Done.


*Device Manager.


 Seperti terlihat pada gambar ' Device Manger' diatas,setelah process installasi Windows 11 dimotherboard Colorful C.H110M TWIN-PLUS V20 ini selesai maka untuk TPM ( Trusted Platform Module ) dimotherboard Colorful Intel Skylake/kabylake ini pun sudah ter-deteksi.

Setelah process installasi Windows 11 dimotherboar Colorful C.H110M TWIN-PLUS V20 ini selesai maka saya kembali melakukan sedikit ' Percobaan' dengan mengembalikan settingan menu bios ' Security Device Support ' menjadi --'Disabled' kembali.

Setelah menu bios ' Security Device Support' tersebut menjadi - --' Disabled' maka saya kembali menggunakan  Harddisk WD Blue 500GB yang sudah ter-install Windows 11 sebelumnya tersebut.

Dan ternyata Windows 11 yang sudah ter-install pada saat menu bios ' Security Device Support ' terset--' Enabled' bisa dipergunakan kembali padaa saat menu bios tersebut sudah diubah kembali menjadi '-- Disabled'.

*Device Manager with ' Disabled ' Security Device Support bios.


Seperti terlihat pada gambar '  *Device Manager with ' Disabled ' Security Device Support bios'diatas,untuk ' TPM ' nya pun tidak terdeteksi.


Thanks for Attention.


Nice to Share.



Download & Save this Personal test Here.



 


Tuesday, 29 October 2019

( Short Test ) Memory Intel XMP on motherboard Colorful Battle Axe Z.170 Plus V.21.

*Mukadimah.



Sesuai dengan tema yang saya buat untuk Personal test kali ini adalah sharing untuk hasil pengujian singkat dari menu Intel XMP dari bios motherboard Colorful Battle AXE Z.170 Plus V.21.

Tentu saja seperti diketahui bahwa menu Intel " XMP profile 1' yang terdapat dimenu bios motherboard Colorful Battle AXE Z.170 Plus V.21 tersebut adalah untuk mendapatkan 'penyesuaian' Frequensi/speed dari memory yang digunakan.

Dari beberapa pengujian atau pemasangan memory baik dimotherboard Colorful chipet Intel Z170 ini ataupun motherboard lainnya,memang untuk frequensi atau speed memory nya akan terset up secara 'Default' dibawah frequensi/speed memory tersebut.



*Minimum Rig Personal test.

Berikut ini periperal minimum yang saya pergunakan pada Personal test kali ini:

- Motherboard Colorful Z.170 Plus V.21
   bios versi/date : 04/20/2017.
-Processor Intel Core I5 7600.
  Speed @ 3,5Ghz.
  IntelHD 630.
  Stock Intel Hsf.
-Memory ADATA DDR4 XPG Series ( total Capacity 12GB ).
 1keping ADATA DDR4 XPG 8GB 2400MHz.
 1keping ADATA DDR4 XPG 4GB 2400MHz.
-Graphics card His AMD R5 230 1GB.
-Power Supply Raidmax RX-1000GH.
-Monitor LG 22'inch.
 Resolusi desktop & test : 1920 x 1080.
-Harddisk Seagate 3,5"inch 1TB.
 AHCI Sata Controller.
 Windows 10 64bit - Uefi Boot.



*Menu Bios.

Seperti dijelaskan diawal bahwa untuk frequensi/speed memory baik dimotherboard Colorful chipset Z170 ini ataupun motherboard lainnya,akan terset up secara 'Default' dibawah frequensi/speed memory tersebut termasuk pada memory ADATA DDR4 2400Mhz yang saya pergunakan pada Personal test kali ini.

-Default Bios.


Seperti terlihat pada gambar menu Default bios diatas,untuk frequensi /speed memory ADATA DDR4 yang saya pergunakan ter-setup dengan frequensi/speed 2133MHz.

Untuk medapatkan frequensi/speed 2400Mhz dari memory ADATA DDR4 tersebut harus dilakukan penyesuaian pada menu bios dari motherboard Colorful chipset Z170 yang saya pergunakan.

Penyesuaian Frequensi /speed memory tersebut bisa dilakukan pada menu ' Memory Configuration' di Menu ' C.Oclock'.

- Default Memory Configuration menu bios.










Dari menu bios ' Default profile'  tersebut ubah menjadi ' XMP profile 1' .

-XMP profile 1 menu bios.



Setelah menu Memory profile tersebut ter-setup dimenu 'XMP profile 1' maka 'Save & Restart'.

Untuk memastikan bahwa frequensi/speed memory ADATA DDR4 yang saya pergunakan sudah ter-setup di frequensi/speed 2400MHz bisa dilihat kembali dimenu utama bios motherboard Colorful Battle AXE Z170 Plus V.21.

-Main menu bios with Intel XMP setup.


Seperti terlihat pada menu bios diatas,untuk Frequensi/speed memory ADATA DDR4 sudah ter-setup dikecepatan 2400MHz.


*Mode konfigurasi Personal test.

Pada sesi mode konfigurasi Personal test ini saya melakukan 4 ( empat ) buah mode konfigurasi untuk dilakukan pengujian kinerja.
Mode konfigurasi yang dimaksud adalah perbedaan kinerja pada saat memory ADATA DDR4 XPG yang saya pergunakan berjalan dengan frequesi/speed 'Default' (2133MHz) dengan frequensi/speed 'XMP profile ' ( 2400MHz).

Selain perbedaan frequensi/speed memory yang dipergunakan,mode konfigurasi test yang saya lakukan juga dengan menggunakan 2 ( dua) buah "Graphics Controller yang berbeda,yaitu :
-Onboard Vga ( IntelHD 630 ) dan Vga card His AMD R5 230 1GB.

Dari ke 4 (empat) mode konfigurasi test tersebut,selain frequensi/speed 'Memory' yang berjalan dalam 2 ( dua) perbedaan,maka untuk Frequensi/speed memory Onboard Vga ( IntelHD630 ) juga memiliki perbedaan dikarenakan ikut dipengaruhi oleh perbedaan frequensi/speed memory utamanya tersebut.

-IntelHD630 running with memory frequency 'XMP Profile 1 ' ( 2400MHz).





Terlihat pada gambar diatas selain memory utama yang berjalan sesuai dengan specifikasi dari memory ADATA DDR4 XPG yang saya pergunakan pada Personal test ini,untuk frequensi memory IntelHD630 ( onboard Vga) nya pun berjalan dalam kecepatan yang sama yaitu 2400MHz ( base clock 1200Mhz).
Berbeda dengan frequensi/speed memory IntelHD630 yang berjalan dalam kecepatan/speed memory utama 'Default' yang hanya 2133Mhz ( base clock 1067Mhz ).

-IntelHD630 running with memory frequency 'Default Profile ' ( 2133MHz).













                   



*Personal test Performance result.

Berikut ini beberapa pengujian singkat dari 4 ( empat ) perbedaan mode konfigurasi yang saya lakukan dipersonal test kali ini.

Dan berikut ini hasil dari pengujian singkat tersebut:

-Aida64 --Memory Benchmark.



































-Aida64--Memory Benchmark chart performance.













-SuperPi 1M.








































-SuperPi 1M chart performance.














-Cpuz --Cpu stress.


































-Cpuz--Cpu stress chart performance.





-3DMark11--Entry Level.























-3DMark11--Entry Level chart performance.


















-PCMark7.























-PCMark7 chart performance.












-PovRay.



































-PovRay chart performance.




-Cinebench R11.5











































-Cinebench R11.5 chart performance.






























* Summary Personal test.

Seperti terlihat dari beberapa hasil pengujian di sesi Personal test Performance result diatas,memang perbedaan kinerja pada saat berjalan dengan menggunakan konfigurasi memory 'XMP profile 1' terlihat cukup signifikan/berbeda pada saat pengujian dengan menggunakan 'Memory Benchmark' dari software test Aida64.

Untuk beberapa hasil pengujian memang tidaklah terlihat perbedaan yang cukup signifikan/berbeda dari hasil pengujian pada saat berjalan dalam 'Default' ataupun ' XMP profile 1' dari memory yang dipergunakan.
Seperti pengujian dengan software test 3Dmark11 ataupun OpenGL test di Cinebench test,dimana faktor perbedaan pengunaan Graphics controller akan sangat mempengaruhi kinerja yang dihasilkan.
Sedangkan untuk hasil pengujian dengan menggunakan software Povray atau sejenisnya,dimana untuk kinerja yang dihasilkan akan sangat dipengaruhi dari performance/Speed/kecepatan dari Processor yang digunakan.

Secara keseluruhan pengujian yang saya lakukan pada ke 4 ( empat ) mode konfigurasi terutamanya pada saat memory berjalan dalam mode konfigurasi ' XMP profile 1' memang berjalan dengan menggunakan setup tegangan / voltage 'Default' dibios.
Meskipun demikian keseluruhan mode konfigurasi yang saya lakukan dapat berjalan dengan baik walau hanya dengan menggunakan 'Default' setup tegangan/voltage memorynya.

-Memory Voltage menu bios.



Untuk menu bios ' Memory Voltage ' motherboard Colorful Battle AXE Z170 Plus V.21 sendiri memberikan pilihan penambahan 'tegangan/voltage' untuk memory sebesar +0.35Vdc jika diperlukan.


Thanks for Attention.

Nice to Share.


Download & Save Personal test.

.........

Friday, 18 October 2019

( How to ) Install driver Graphics card AMD Radeon R5 230.

*Mukadimah.


Meskipun graphics card Amd radeon R5 230 bukanlah graphisc card terbaru pada saat ' How to ' ini saya buat,namun sharing kali ini saya buat untuk membantu mempermudah installasi driver graphics card value tersebut yang masih banyak tersedia dipasaran.

Dan seperti diketahui bersama bahwa graphics card Amd Radeon R5 230 series adalah re-brand dari beberapa Gpu amd radeon HD 6xxx Series.
Seperti informasi dari link berikut ini :

-https://www.techpowerup.com/forums/threads/amd-radeon-hd-6000-and-hd-5000-series-relegated-to-legacy-support.217829/#post-3376909

Dan pada 'How to ' kali ini saya menggunakan graphics card His H230PFB13R.


Dan seperti diuraikan diawal bahwa untuk graphics card Amd Radeon R5 230 pada umunya memang re-brand dari Gpu Amd radeon HD 6xxx series, jadi meskipun installasi driver graphics card tersebut menggunakan driver yang terdapat dalam DVD driver nya ataupun installasi secara online ( windows 10 ) maka driver yang terpasang untuk graphics card tersebut akan ter-detecksi sebagai  Amd Radeon HD 6xxx series.

-Device Manager & Gpuz. detect ( Default setup ).
Seperti terlihat pada gambar diatas bahwa untuk graphics card Amd Radeon R5 230 yang saya pergunakan pada 'How to ' kali ini terdeteksi ( terbaca) sebagai AMD Radeon HD 6450 ( Gpu = Caicos ) baik di Device manager windows 10 64 bit yang saya pergunakan ataupun di benchmark software Gpuz.

Dan dari beberapa graphics card Amd Radeon R5 230 yang saya pergunakan dalam pengujian/test memang menggunakan beberapa type Gpu yang berbeda namun masih dalam Amd Radeon HD 6xxx Series , seperti contoh hasil pengujian graphics card berikut ini :

-Device Manager & Gpuz AMD Radeon R5 230 with "Gpu Turks'.



Terlihat pada gambar diatas untuk graphics card Amd Radeon R5 230 test lainnya terdeteksi menggunakan Gpu ' Turks' sebagai Amd Radeon HD6570.

Tentu saja penggunaan 'Gpu' yang terpasang di graphics card Amd Radeon R5 230 untuk masing-masing merk/brand ataupun kode produksi akan sangat tergantung dari stock yang digunakan pada saat process produksi graphics card tersebut dibuat.


*How to Install driver as Amd Radeon R5 230.

Dalam uraian diatas dijelaskan bahwa graphics card Amd Radeon R5 230 tersebut akan terdeteksi sebagai Amd Radeon HD 6xxx Series baik dengan installasi secara online ( windows 10 ) ataupun dengan menggunakan file driver yang terdapat di keping DVD driver nya.

Maka untuk mendapatkan Amd Radeon R5 230 terdeteksi untuk graphics card yang terpasang tersebut harus dilakukan pemasangan driver nya secara ' Manual'.

Pada percobaan kali ini saya menggunakan driver Amd Radeon versi Crimson Edition 16.21 Beta.:

-Driver Crimson Edition 16.21 Beta.


Untuk driver tersebut bisa didownload di link berikut ini :

-https://www.amd.com/en/support/graphics/amd-radeon-r5-series/amd-radeon-r5-200-series/amd-radeon-r5-230

Dan seperti dijelaskan secara default untuk driver graphics card Amd Radeon R5 230 akan terdeteksi sebagai Amd radeon Hd6xxx series termasuk dengan menggunakan driver versi Crimson edition 16.21 beta ini.

Maka selanjutnya setelah pemasangan file driver ( .exe ) tersebut dilakukanlah pemasangan secara manual, seperti langkah-langkah  berikut ini :

-Step.1.











Klick kanan 'AMD Radeon HD 6xxxx series ' yang terdapat dalam menu ' Display adapter ' di Device Manager.

lalu pilih dan klick ' Update driver'.

-Step.2.




Pilih dan Klick 'Browse my computer for driver software '.

-Step.3.



Pilih dan Klick ' Let me pick from a list of available drivers on my computer '.

-Step.4.



Pilih dan Klick ' Have Disk..."

-Step.5.
Pilih dan Klick ' Browse '.
-Step.6.

Arahkan atau pilih folder dimana driver Amd ( Crimson edition 16.21 beta ) terpasang seperti contoh yang saya lakukan pada percobaan ' How to ' kali ini,yaitu :- C:\AMD\Non-WHQL-Win10-64bit-Radeon-Software\Packages\Drivers\Display\WT6A_INF-Step.7.
Pilih dan Klick ' C0318062 (File.inf ) '.
-Step.8.
Pilih dan Klick ' OK'.
-Step.9.

Pilih and Klick ' AMD Radeon (TM) R5 230 series  ',dan selanjutnya akan berjalan process Installasi driver tersebut .-Installing Driver AMD Radeon (TM) R5 230 series.
-Update Drivers AMD Radeon (TM) R5 230 series Installed.
Jika process install driver AMD Radeon (TM) R5 230 series tersebut sudah selesai,pilih dan klick 'Close'.
*Penutup.Dengan selesainya process installasi driver graphics card AMD Radeon R5 230 series tersebut maka untuk graphics card yang terpasang di system PC/komputer tersebut sudah terdeteksi sesuai dengan semestinya.Namun process Installasi driver tersebut hanya merubah driver AMD Radeon HD 6xxx series sebelumnya menjadi AMD Radeon R5 230 saja tanpa melakukan perubahan dari nama/type 'Gpu' yang terpasang digraphics card tersebut.Dan seperti uraian diawal pada percobaan 'How to' kali ini saya menggunakan dua buah graphics card yang berbeda nama/type Gpu yang terpasang yaitu : Caicos dan Turks.
-Graphics card AMD Radeon R5 230 with ' Caicos ' Gpu.

-Graphics card AMD Radeon R5 230 with 'Turks' Gpu.

-
.


Baik dengan terdeteksi sebagai AMD Radeon HD6xxx series ataupun sebagai AMD Radeon R5 230 tidak akan mempengaruhi kinerja dari graphics card tersebut,melainkan hanya penyesuaian dari penamaan graphics card nya saja.

-Sample test result.


Thanks for attention.

Nice to share.

...

Download & Save Personal test.

Comments system

Disqus Shortname